bubble

Kamis, 26 April 2012

Kerpibadian Seorang Muslim


شخصية مسلم
آل القرآن والحديث والتراث اثنين من النبي محمد التي يشار دائما إلى كل مسلم في جميع جوانب الحياة. واحدة من العديد من جوانب الحياة وهذا أمر مهم جدا هو إنشاء وتطوير الشخصية مسلم.                                               
المطلوب الشخصية مسلم القرآن والسنة هو شخص ورعة. المواقف الشخصية، أقوال وأفعال ملطخة القيم التي تأتي من الله سبحانه وتعالى.                                                                                                                                   
تصور أو وصف الشخص للمجتمع مسلم متنوعة. حتى الكثير من الفهم الضيق، وذلك إذا ينعكس ذلك للمسلم الشخصية للأشخاص الذين يديرون الاسلامية الوحيدة الجانب ubudiyahnya الدؤوب وحدها.


وهناك عشرة أحرف أو الخصائص التي يجب أن تعلق على مسلم الشخصية.                                     

. Salimul العقيدة (العقيدة النظيفة). Salimul العقيدة هو شيء يجب أن يكون موجودا على كل مسلم. مع العقيدة النقية، فإن مسلم لها علاقة قوية إلى الله سبحانه وتعالى. مع رابطة قوية انه لن يحيد عن المسار وأحكامه.                                                                                             

. صحيح الجامع العبادة (مكان العبادة). صحيح الجامع العبادة هي واحدة من النبي محمد هو الأمر المهم. في واحدة
 haditsnya، وقال : "أيها صلوا كما تبدو لي في الصلاة".

. Matinul Khuluq (متين الخلق). Matinul khuluq هو الموقف والسلوك الذي يجب أن تكون مملوكة من قبل كل مسلم، سواء بالنسبة الى الله والى المخلوقات، المخلوقات. بحرف النبيلة، والناس سوف تكون سعيدة في الحياة، سواء في العالم وخصوصا في الآخرة.

. Qowiyyul Jismi (القوة البدنية). Qowiyyul jismi هي واحدة من الجانب الشخصية للمسلمين الذين ينبغي أن يكونوا هناك. القوة البدنية مسلم يعني أن لديه حصانة وذلك لتنفيذ تعاليم الإسلام على النحو الأمثل مع اللياقة البدنية القوية

. Mutsaqqoful فكري (العقل في التفكير). Mutsaqqoful فكري هو واحد من الجانب الشخصي من المسلمين الذين مهمة أيضا. لأنها واحدة من طبيعة الرسول هو fatonah (ذكي).

. Mujahadatul Linafsihi (النضال ضد العواطف). Mujahadatul linafsihi هو أحد السمات التي يجب أن تكون موجودة في كل إنسان مسلم وميل على الخير والشر. الاستمرار في هذا الاتجاه الجيد وتجنب سوء مهمة صعبة جدا الإخلاص.


. علاء Harishun Waqtihi (جيد في حفظ الوقت). Harishun لا waqtihi من العوامل الهامة بالنسبة للبشر. وذلك لأن الوقت الحصول على الاهتمام الكبير من الله ورسوله. الله سبحانه وتعالى أقسم على العديد من القرآن الكريم من قبل اسم من الوقت مثل وول Fajri، ود الضحى، جميل وول، wallaili وهلم جرا.

. Munazhzhamun فاي Syuunihi (نظمت في شأن). Munazhzhaman فاي syuunihi بما في ذلك شخصية مسلم تم التأكيد من خلال القرآن والسنة. ولذلك ، في الشريعة الإسلامية، ويرتبط مع أو muamalah ubudiyah المشكلة يجب حلها وتنفيذها بشكل صحيح. عندما يتم التعامل مع الأعمال معا ، ثم المطلوبة للتعاون مع الله وذلك لانه قد يكون في الحب معه.

. Qodirun Kasbi العال (لديها القدرة على الأعمال التجارية الخاصة / الذات). العال Qodirun kasbi آخر السمة التي يجب أن يكون موجودا في حد ذاتها مسلم. وهذا أمر ضروري جدا. الدفاع عن الحقيقة ومحاربة جديدة إنفاذ يمكن القيام بها كلما كان الشخص لديه، ولا سيما من حيث الاستقلال الاقتصادي.


:  استنتاج
آل القرآن والحديث والتراث اثنين من النبي محمد التي يشار دائما إلى كل مسلم في جميع جوانب الحياة. واحدة من العديد من جوانب الحياة وهذا أمر مهم جدا هو إنشاء وتطوير الشخصية مسلم.




                                                               Kerpibadian Seorang Muslim
            Al-Qur’an dan hadits adalah dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang sangat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim.
            Pribadi muslim yang dikehendaki Al-Qur’an dan sunnah adalah pribadi yang saleh. Pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah SWT.
            Persepsi atau gambaran masyarakat tentang pribadi muslim memang berbeda-beda. Bahkan banyak yang pemahamannya sempit sehingga seolah-olah pribadi muslim itu tercermin pada orang yang hanya rajin menjalankan Islam dari aspek ubudiyahnya saja.

            ada sepuluh karakter atau ciri khas yang mesti melekat pada pribadi muslim.
1. Salimul Aqidah (Aqidah yang bersih). Salimul aqidah merupakan sesuatu yang harus ada pada setiap muslim. Dengan aqidah yang bersih, seorang muslim akan memiliki ikatan yang kuat kepada Allah SWT. Dengan ikatan yang kuat itu dia tidak akan menyimpang dari jalan dan ketentuan-ketentuanNya.

2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar). Shahihul ibadah merupakan salah satu perintah Rasulullah SAW yang penting. Dalam satu haditsnya, beliau bersabda: “Shalatlah kamu sebagaimana melihat aku shalat”.

3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh). Matinul khuluq merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap muslim, baik dalam hubungannya kepada Allah SWT maupun dengan makhluk-makhlukNya. Dengan akhlak yang mulia, manusia akan bahagia dalam hidupnya, baik di dunia apalagi di akhirat.

4. Qowiyyul Jismi (kekuatan jasmani). Qowiyyul jismi merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang harus ada. Kekuatan jasmani berarti seorang muslim memiliki daya tahan tubuh sehingga dapat melaksanakan ajaran Islam secara optimal dengan fisiknya yang kuat.

5. Mutsaqqoful Fikri (intelek dalam berfikir). Mutsaqqoful fikri merupakan salah satu sisi pribadi muslim yang juga penting. Karena itu salah satu sifat Rasul adalah fatonah (cerdas).

6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu). Mujahadatul linafsihi merupakan salah satu kepribadian yang harus ada pada diri seorang muslim karena setiap manusia memiliki kecenderungan pada yang baik dan yang buruk. Melaksanakan kecenderungan pada yang baik dan menghindari yang buruk amat menuntut adanya kesungguhan.

7. Harishun Ala Waqtihi (pandai menjaga waktu). Harishun ala waqtihi merupakan faktor penting bagi manusia. Hal ini karena waktu mendapat perhatian yang begitu besar dari Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT banyak bersumpah di dalam Al Qur’an dengan menyebut nama waktu seperti wal fajri, wad dhuha, wal asri, wallaili dan seterusnya.

8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan). Munazhzhaman fi syuunihi termasuk kepribadian seorang muslim yang ditekankan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Oleh karena itu dalam hukum Islam, baik yang terkait dengan masalah ubudiyah maupun muamalah harus diselesaikan dan dilaksanakan dengan baik. Ketika suatu urusan ditangani secara bersama-sama, maka diharuskan bekerjasama dengan baik sehingga Allah menjadi cinta kepadanya.

9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri). Qodirun alal kasbi merupakan ciri lain yang harus ada pada diri seorang muslim. Ini merupakan sesuatu yang amat diperlukan. Mempertahankan kebenaran dan berjuang menegakkannya baru bisa dilaksanakan manakala seseorang memiliki kemandirian terutama dari segi ekonomi.

Kesimpulan:
Al-Qur’an dan hadits adalah dua pusaka Rasulullah SAW yang harus selalu dirujuk setiap muslim dalam segala aspek kehidupan. Satu dari sekian aspek kehidupan yang sangat penting adalah pembentukan dan pengembangan pribadi muslim.




Sabtu, 03 Maret 2012

PERDAGANGAN LUAR NEGERI, VALUTA ASING DAN NERACA PEMBAYARAN (makro ekonomi)

PERDAGANGAN LUAR NEGERI, VALUTA ASING DAN NERACA PEMBAYARAN Tujuan Pembelajaran : 1. Mengetahui sebab-sebab berlakunya perdagangan, syarat perdagangan dan corak keuntungan perdagangan 2. Mengetahui penentuan nilai (kurs) valuta asing baik dalam pasar bebas maupun pemerintah serta mengetahui perubahan nilai (kurs) valuta asing 3. Mengetahui pandangan para penyokong tentang kurs tetas dan kurs berubah bebas. 4. Memahami neraca pembayaran dalam perdagangan luar negeri A. SEBAB-SEBAB BERLAKUNYA PERDAGANGAN Terdapat beberapa faktor yang menjadi pendorong kepada semua negara di dunia untuk melakukan perdagangan luar negeri. Dari faktor-faktor tersebut empat yang penting dinyatakan di bawah ini. 1. Memperoleh barang yang tidak dapat dihasilkan di dalam negeri 2. Mengimpor teknologi yang lebih modern dari negara lain 3. Memperluas pasar produk-produk dalam negeri 4. Memperoleh keuntungan dari spesialisasi Dalam teori perdagangan luar negeri, faktor yang di nyatakan dalam (4) daipandang sebagai alasan yang paling penting yang menggalakkan perdagangan luar negeri diantara berbagai Negara. 1. MEMPEROLEH BARANG YANG TIDAK DIPRODUKSIKAN DI DALAM NEGERI Setiap Negara tidak menghasilkan semua barang yang dibutuhkannya. Negara-negara maju memerlukan karet alam, tetapi barang tersebut tidak dapat dihasilkan di Negara-negara mereka. Maka merka terpaksa mengimpor barang-barang tersebut dari Negara-negara di asia tenggara, terutama dari Indonesia, Malaysa, dan Thailand. Sebaliknya pula Negara-negara di Asia Tenggara belum dapat menghasilkan sendiri beberapa hasil industry modern seperti kapal terbang, kapal pengangkut minyak dan mesin-mesin industry. Maka negara-negara itu harus mengimpor barang-barang tersebut dari negara-negara maju. 2. MEMPERLUAS PASAR DAN MENGIMPOR TEKNOLOGI MODERN Dua keuntungan penting dari perdagangan luar negeri adalah memperluas pasar bagi barang-barang yang tidak dapat dinaikkan lagi penjualannya di dalam negeri, mengimpor mesin-mesin industri yang lebih modern dan pengetahuan teknik maupun manajemen yang lebih baik. Beberapa jenis industry telah dapat memenuhi permintaan dalam negeri sebelum mesin-mesinnya sepenuhnya digunakan. Ini berarti bahwa industry itu masih dapat menaikkan produksinya dan memperbesar keuntungannya apabila masih terdapat pasar bagi barang-barang yang dihasilkan oleh industry itu. Karena seluruh permintaan dari dalam negeri telah dipenuhi, satu-satunya cara untuk memperoleh pasarannya adalah dengan cara mengekspornya ke luar negeri. 3. MEMPEROLEH KEUNTUNGAN DARI SPESIALISASI Sebab yang terutama dari kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memporoleh keuntungan yang ditimbulkan oleh spesialisasi di antara berbagai Negara. Walaupun sesuatu Negara dapat memproduksikan barang-barang yang sama jenisnya dengan yang dihasilkan di Negara lain, tetapi mungkin Negara tersebut lebih suka mengimpor barang-barang tersebut dari luar negeri dan bukan menghasilkannya sendiri. Dengan cara ini Negara itu dapat menggunakan faktor-faktor produksi yang dimilikinya secara lebih efisien, dan penduduk Negara tersebut akan dapat menikmati lebih banyak barang dari pada apabila Negara itu tidak melakukan spesialisasi dan perdagangan. Keuntungan mutlak adalah keuntungan yang diperoleh suatu negara dari melakukan spesialisasi dalam kegiatan menghasilkan produksinya kepada barang-barang yang efisiensinya lebih tinggi dari pada di Negara-negara lain. Dalam tabel dibawah ini digambarkan suatu keadaan yang menunjukkan produktivitas dari seorang pekerja di Negara A dan Negara B di dalam menghasilkan kain dan beras. Produksi seorang pekerja (dalam setahun) Kain (meter) Beras (kg) Negara A 500 2.000 Negara B 750 1.800 Gambar di atas menunjukkan bahwa di Negara B seorang pekerja dapat menghasilkan kain lebih banyak daripada seorang pekerja di Negara A. Berarti pekerja didaerah B adalah lebih efisien daripada dinegara A dalam menghasilkan kain. Dalam keadaan seperti ini dikatakan bahwa negara B mempunyai keuntungan mutlak dalam menghasilkan kain. Gambar di atas juga menunjukkan bahwa seorang pekerja di Negara A dapat menghasilkan lebih banyak beras daripada seorang pekerja di Negara B. dengan demikian Negara A mempunyai keuntungan mutlak dalam memproduksikan beras. Keuntungan berbanding perdagangan luar negeri dapat pula berlangsung diantara dua negara dimana salah satu negara tersebut lebih efisien dari negara yang lain di dalam menghasilkan kedua-dua barang yang diperdagangkan, dan kedua belah pihak akan memperoleh keuntungan dari perdagangan tersebut. Perdagangan itu dimungkinkan oleh wujudnya suatu bentuk keuntungan yang dinamakan keuntungan berbanding. Contoh dibawah ini menunjukkan bagaimana keuntungan berbanding itu wujud. Produksi seorang pekerja (dalam satu tahun) Kain (meter) Beras (kg) Negara M 800 2.000 Negara N 600 1.000 Gambar tersebut jelas menunjukkan bahwa Negara M adalah lebih efisien dari pada Negara N dalam menghasilkan kain dan beras, karena seorang pekerja di Negara itu lebih banyak menghasilkan kain maupun beras kalau dibandingkan dengan yang dapat dihasilkan seorang pekerja di Negara N. namun demikian kedua-dua Negara tersebut dapat melakukan perdagangan yang saling menguntungkan. Keuntungan berbanding dapatlah diartikan sebagai keuntungan yang diaperoleh suatu negara dari mempunyai harga-harga relatif yang lebih rendah daripada di negara lain. Untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi haruslah setiap negara menghasilkan barang-barang yang memiliki keuntungan mutlak atau berbanding. Dengan melakukan spesialisasi tersebut suatu negara dapat mempertinggi efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi dan penduduknya dapat menikmati lebih banyak barang. 4. KEUNTUNGAN, SPESIALISASI DAN PERDAGANGAN Melakukan perdagangan luar negeri, dua keuntungan penting akan diperoleh suatu negara, yaitu : 1. Faktor-faktor produksi akan dapat digunakan dengan lebih efisien 2. Penduduk negara itu menikmati lebih banyak barang Dalam menunjukkan keuntungan-keuntungan yang diperoleh dari perdagangan luar negeri biasanya selalu digunakan dua cara, yaitu menggunakan angka-angka dan gambar. Keuntungan yang diperoleh dari perdagangan luar negeri di bagi menjadi 2, yaitu keuntungan mutlak dan keuntungan berbanding. 1. KEUNTUNGAN MUTLAK DAN PERDAGANGAN LUAR NEGERI Keadaan 1 menunjukkan keadaan sebelum adanya perdagangan diantara kedua negara tersebut. Masing-masing negara harus memproduksikan sendiri beras dan pakaian yang mereka butuhkan. Dapatlah diambil kesimpulan bahwa apabila kedu negara ingin mengadakan perdagangan, Australia haruslah mengadakan spesialisasi dalam menghasilkan pakaian dan Indonesia melakukan spesialisasi dalam menghasilkan beras. Dengan melakukan spesialisasi di Australia dan Indonesia dapat memproduksikan 10.000kg beras, sedangkan tanpa spesialisasi Australia dan Indonesia hanya dapat memproduksikan 8.000 kg (lihat keadaan II). Juga produksi pakaian akan bertambah banyak, yaitu dari 75 helai sebelum spesialisasi menjadi 100 helai sesudahnya. Angka-angka ini menunjukkan bahwa dengan adanya spesialisasi faktor-faktor produksi dapat digunakan dengan lebih efisien. Sesudah spesialisasi dilaksanakan perdagangan akan berlangsung. Sebagian dari produksi beras Indonesia akan dijual ke Australia dan sebagian dari produksi pakaian Australia akan di jual ke Indonesia. Di dalam contoh di atas dimisalkan kurs pertukaran yang disetujui oleh Australia dan Indonesia adalah: 1 helai kain = 100 kg beras. Selanjutnya dimisalkan bahwa Australia ingin mengimpor 5.000 kg beras. Untuk memperoleh beras sebanyak ini Australia harus mengekspor, sesuai dengan kurs pertukaran di atas, sebanyak 50 helai pakaian. Dapat dilihat bahwa penduduk Australia akan menikmati 5.000 kg beras dan 50 helai pakaian. Sekarang Indonesia akan dapat mengkonsumsi 5.000 kg beras dan 50 helai pakaian berbanding dengan 5.000 kg beras dan 25 helai pakaian sebelum dilakukannya spesialisasi dan perdagangan. Keadaan ini dengan jelas menunjukkan bahwa perdagangan memungkinkan suatu negara menikmati lebih banyak barang daripada yang dapat dihasilkan dalam negeri. 2. KEUNTUNGAN BERBANDING DAN PERDAGANGAN LUAR NEGERI Corak spesialisasi dan perdagangan luar negeri yang akan terjadi apabila masing-masing negara mempunyai keuntungan berbanding dalam menghasilkan suatu barang tidak banyak berbeda dengan di dalam keadaan dimana masing-masing negara mempunyai keuntungan mutlak. Seperti dengan contoh sebelumnya, di dalam contoh ini perlulah ditentukan kurs pertukaran dan jumlah barang yang akan diperdagangkan untuk menentukan jumlah konsumsi mobil dan televisi di Amerika Serikat dan di Jepang. Dimisalkan kurs pertukaran yang berlaku adalah 1 mobil = 10 televisi, dan Amerika Serikat akan membeli 300 televisi. Untuk memenuhi permintaan Amerika Serikat ini Jepang akan mengekspor televisi tersebut, dan ekspor ini Jepang memperoleh 30 mobil. Kalau dibandingkan angka-angka dalam keadaan 1 dengan keadaan 3, maka akan diperoleh kesimpulan-kesimpulan berikut: 1. Jepang dapat mengkonsumsi lebih banyak mobil 2. Amerika dapat mengkonsumsi televise yang sama dam mobil yang lebih banyak. B. CORAK KEUNTUNGAN PERDAGANGAN Dalam gambar 10.1 ditunjukkan kurvakemungkinan produksi untuk Prancis dan Kanada di dalam memproduksikan televisi dan radio. Bentuk kurva yang seperti itu menggambarkan pemisalan bahwa biaya kesempatan atau opportunity cost adalah tetap pada setiap tingkat produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi. Dengan perkataan lain, harga relatif dari kedua barang tidak berubah pada setiap tingkat kombinasi penggunaan faktor produksi. Kalau dibandingkan harga relatif di antara radio dan televisi di Perancis ( 1:1 ) denagn di Kanada ( 1:2 ), daripadanya dapat disimpulkan bahwa radio adalah relatif lebih murah di Kanada. Dengan demikian apabila mereka melakukan perdagangan, keuntungan akan diperoleh apabila Perancis memproduksikan televisi dan Kanada memproduksikan radio. C. SYARAT PERDAGANGAN ( TERMS OF TRADE ) Salah satu cara yang penting untuk melihat sampai dimana bermanfaatnya perdagangan luar negeri kepada suatu negara adalah dengan melihat syarat perdagangan atau terms of trade dari negara tersebut dengan negara-negara lain yang berdagang dengannya. Syarat-syarat perdagangan menggambarkan perbandingan di antara harga barang yang diekspor oleh suatu negara dengan harga barang yang diimpornya. Syarat perdagangan biasanya dinyatakan secara berikut: Syarat perdagangan = Px/Pm Px adalah indeks harga barang ekspor, Pm adalah indeks harga barang impor. Di dalam menjelaskan perdagangan di antara Kanada dan Perancis, sebagai contoh dimisalkan bahwa Perancis akan mengekspor televisi ke Kanada dan mengimpor radio dari Kanada. Di dalam contoh tersebut dimisalkan kurs pertukaran di antara radio dan televisi adalah 1 ½ : 1. Dari kurs pertukaran ini dapatlah diketahui syarat perdagangan untuk masing-masing negara. Untuk Kanada, syarat perdagangannya adalah: harga radio/harga televisi = 2/3, sedangkan untuk Perancis adalah : harga televise/harga radio = 1 ½. Untuk menghitung syarat perdagangan, perlulah diciptakan indeks harga dari barang-barang yang diimpor dan indeks harga dari barang-barang yang diekspor negara tersebut. Syarat perdagangan negara tersebut ditentukan dengan membandingkan indeks harga barang-barang ekspornya dengan indeks harga-harga barang impornya. Di dalam membahas mengenai syarat perdagangan, yang selalu diperhatikan ialah mengenai perubahan-perubahan syarat perdagangan tersebut dari suatu waktu lainnya. Syarat perdagangan sesuatu negara dapat menjadi “bertambah baik” atau “maenjadi semakin buruk”. Syarat perdagangan dikatakan bertambah baik apabila indeks harga barang ekspor bertambah lebih cepat dari indeks harga barang impor. Syarat perdagangan dikatakan bertambah memburuk apabila keadaan yang sebaliknya berlaku. Untuk melihat perubahan dalam syarat perdagangan dari waktu ke waktu biasanya diciptakan angka indeks dari syarat perdagangan untuk berbagai tahun. Terlebih dahulu akan ditetapkan suatu tahun tertentu yang akan digunakan sebagai titik tolak di dalam melihat perubahan syarat perdagangan dari tahun ke tahun. Untuk tahun tersebut syarat perdagangan diberi nilai 100. Angka indeks yang melebihi 100 pada suatu tahun tertentu berarti untuk tahun itu syarat perdagangannya lebih baik dari tahun yang menjadi titik tolak perbandingan. Keadaan syarat perdagangan yang lebih memburuk ditunjukkan oleh angka indeks syarat perdagangan yang nilainya di bawah 100. D. PENENTUAN NILAI ( KURS ) VALUTA ASING Valuta asing atau mata uang asing adalah jenis mata uang yang digunakan di negara lain. Nilai valuta asing adalah suatu nilai yang menunjukkan jumlah mata uang dalam negeri yang diperlukan untuk mendapatkan satu unit mata uang asing. Penentuan nilai mata uang asing dapat dibedakan kepada dua pendekatan: melalui pasar bebas atau ditetapkan oleh pemerintah. 1. PENENTUAN DALAM PASAR BEBAS Kurs valuta asing yang ditentukan dalam pasar bebas tergantung kepada permintaan dan penawaran mata uang asing. - PERMINTAAN VALUTA ASING Dengan memisalkan bahwa faktor-faktor lain adalah tetap keadaannya, perubahan dari keinginan tersebut tergantung kepada tingkat harga barang di negara lain tersebut apabila dinyatakan dalam mata uang dari negara pembeli. Apabila harga barang lebih mahal maka permintaannya berkurang, atau sebaliknya, permintaann bertambah banyak apabila harga-harga mereka lebih murah. Misalkan di dunia ini hanya ada sua macam Negara, yaitu Indonesia dan Amerika Serikat. Misalkan harga blue jens tersebut adalah US$50. Ia tergantung pada kurs dolar tersebut. Bandingkan tiga kurs yang berikut: (1) satu dolar bernilai Rp 2.000, (2) satu dolar bernilai Rp 3.000 dan (3) satu dolar bernilai Rp 1.000. untuk kurs yang dinyatakan dalam (1) hargablue jeans tersebut adalah 100.000 rupiah. Tetapi kalau kursnya seperti dinyatakan dalam (2) harga blue jeans tersebut mencapai 150.000 rupiah. Menurut kurs yang ketiga, yaitu Rp 1.000 sama nilainya dengan satu dolar, blue jeans tersebut hanya bernilai Rp 50.000. Kesimpulan: makin murah nilai dolar, makin murah pula harga-harga barang Amerika kalau dinyatakan dalam mata uang dalam negeri. Harga barang yang lebih murah ini akan meningkatkan permintaan atas barang-barang dari Amerika. Maka: makin murah harga mata uang dolar, makin banyak dolar yang akan diminta. - PENAWARAN VALUTA ASING Keinginan penduduk Amerika untuk membeli uang rupiah merupakan “penawaran valuta asing”. Misalkan orang Amerika ingin membeli kemeja batik yang berharga Rp 90.000. untuk kurs US$1 = 1.000, harganya adalah US$90, untuk kurs US$1 = Rp 2.000 harganya adalah US$45, dan kalau kursnya adalah US$1 = Rp 3.000 kemeja bati tersebut hanya berharga US$30. Sudah tentu orang Amerika menyukai kurs US$1 = 3.000, karena untuk mereka kemeja batik itu menjadi sangat murah. Makin mahal harga mata uang dolar makin banyak penawarannya, aluta asi 2. NILAI MATA UANG ASING Di dalam pasar suatu barang harga barang ditentukan pada keadaan dimana penawaran dan permintaan barang mencapai keseimbangan, yaitu jumlah penawaran sama dengan jumlah permintaan. 3. PERUBAHAN-PERUBAHAN KURS VALUTA ASING Apabila kurs valuta asing sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar maka kurs tersebut akan selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan yang terus-menerus tersebut akan berlaku disebabkan oleh perubahan yang selalu terjadi ke atas permintaan atau penawaran valuta asing. Dalam Gambar 10.4 ditunjukkan akibat dari kenaikan permintaan ke atas valuta asing. Di dalam grafik itu dimisalkan bahwa permintaan penduduk Indonesia atas dolar. Bertambah dari DD menjadi D1D1. Kenaikan permintaan ke atas mata uang dolar ini menyebabkan kenaikan nilai dolar dan kemerosotan nilai rupiah. Ini berarti kenaikan dalam permintaan itu menyebabkan penduduk Indonesia harus membayar lebih mahal untuk setiap dolar yang ingin diperolehnya. Pada mulanya pemilik rupiah harus membayar Rp 2.000 untuk memperoleh setiap dolar. Sekarang mereka harus membayar Rp 2.500 untuk setiap dolar. Kurs pertukaran yang ditentukan oleh mekanisme pasar dinamakan kurs pertukaran yang berubah bebas atau pertukaran kurs mengambang. Beberapa faktor penting yang mempunyai pengaruh yang besar atas perubahan dalam kurs pertukaran adalah: 1. Perubahan dalam citarasa masyarakat. 2. Perubahan harga daribarang-barang ekspor 3. Kenaikan harga-harga umum (inflasi) 4. Perubahan dalam tingkat bunga dan tingkat pengembalian investasi. 5. Perkembangan ekonomi 4. KURS TETAP: PENENTUAN NILAI MATA UANG ASING OLEH PEMERINTAH Pemerintah dapat melakukan campur tangan di dalam menentukan kurs valuta asing. Biasanya campur tangan tersebut adalah dengan menentukan suatu kurs pertukaran tertentu, dan kurs pertukaran yang ditetapkan ini selalu akan dipertahankan pemerintahan untuk periode yang lama. Karena keadaannya yang tidak berubah-ubah tersebut, kurs pertukaran yang ditetapkan oleh pemerintah dinamakan kurs tetap. Ia selalu dinamakan pula dengan istilah kurs resmi. Tujuan dari penggunaan istilah ini adalah untuk membedakan dengan kurs yang berlaku di pasar gelap, yaitu pasar valuta asing yang tidak termasuk dalam pasar valuta asing yang di tetapkan oleh pemerintah. Kurs yang ditetapkan dalam pasar ini dinamakan kurs pasar gelap. 5. MENENTUKAN NILAI KURS TETAP Apabila kurs yang ditetapkan “lebih tinggi” dari kurs yang ditetapkan oleh pasar bebas, mata uang Indonesia dinilai terlalu tinggi (undervalued). - PANDANGAN PENYOKONG KURS TETAP Sistem itu akan menimbulkan suasana kepastian dalam perdagangan luar negeri. Kurs yang tidak berubah-ubah memudahkan para pengusaha membuat ramalan-ramalan mengenai keadaan perdagangan di masa yang akan datang. Kurs tetap akan mengurangi spekulasi atas jual beli mata uang asing. Sistem itu akan dapat menstabilkan harga-harga di dalam negeri, sedangkan sistem kurs berubah bebas mendorong timbulnya masalah inflasi. - PANDANGAN PENYOKONG KURS BERUBAH BEBAS Sistem kurs berubah bebas akan lebih menimbulkan kepastian di dalam perdagangan dengan negara-negara lain dan akan mengurangi kegiatan spekulasi dalam jual beli mata uang asing. Perubahan yang perlahan atas nilai mata uang asing di dalam sistem kurs berubah bebas akan lebih menimbulkan kepastian kepada perdagangan luar negeri apabila dibandingkan dengan sistem kurs tetap. Sistem itu tidak memerlukan cadangan valuta asing. Karena kurs dapat mengalami perubahan secara bebas, keseimbangan di antara permintaan dan penawaran valuta asing akan selalu terwujud. Maka pemerintah tidak perlu melakukan jual beli valuta asing karena dalam sistem tersebut tidak terdapat kelebihan permintaan dan penawarannya. Ini berarti pula pemerintah tidak perlu menyimpan cadangan valuta asing. - BEBERAPA IMPLIKASI DARI PENGGUNAAN KURS TETAP 1. KURS TETAP DAN CADANGAN VALUTA ASING Misalkan pemerintah menetapkan kurs di antara rupiah dan dolar adalah Rp 1.000 untuk setiap dolar. Ini berarti mata uang rupiah dinilai terlalu tinggi terhadap mata uang dolar. Keadaan seperti itu akan menyebabkan permintaan itu adalah sebesar AB. Untuk memenuhi kelebihan permintaan ini pemerintah haruslah bersedia menjual dolar yang dimilikinya pada harga yang ditetapkannya, dan jumlah yang akan dijualnya lebih sedikit harus sama dengan kelebihan permintaan yang wujud. Kalau pemerintah tidak dapat memenuhi kelebihan permintaan tersebut pasar gelap di dalam jual beli mata uang dolar akan timbul. Di dalam pasar gelap kelebihan permintaan itu akan dapat dipenuhi, tetapi mereka harus membayar tiap dolar dengan harga yang lebih tinggi dari yang ditetapkan pemerintah. Keadaan yang sebaliknya akan berlaku apabila pemerintah menetapkan nilai rupiah terlalu rendah, yaitu apabila diperlukan lebih dari Rp 2.000 untuk memperoleh setiap dolar. Misalkan kurs yang ditetapkan adalah Rp 3.000 untuk setiap dolar. Keadaan dalam gambar 10.5 menunjukkan bahwa sekarang penawaran mata uang dolar telah melebihi permintaan ke atasnya. Jumlah kelebihan penawaran tersebut adalah sebesar MN. Sekiranya dalam keadaan seperti itu pemerintah tidak melakukan sesuatu tindakan, kelebihan permintaan tersebut akan menyebabkan mata uang dolar dapat dibeli dengan harga yang lebih murah daripada kurs yang yang di tetapkan pemerintah.agar kurs dapat dipertahankan seperti yang telah ditentukan, pemerintah haruslah membeli kelebihan penawaran mata uang dolar yang wujud pada harga yang di tetapkannya tersebut. 2. KURS TETAP DAN DEVALUASI Satu hal yang tidak dapat dipisahkan dengan sistem kurs tetap adalah tindakan untuk menurunkan atau menaikkan nilai mata uang suatu negara kalau dibandingkan dengan mata uang asing. Langkah pemerintah yang menyebabkan nilai mata uang negara itu turun terhadap mata uang asing dinamakan devaluasi. Kebalikannya, yaitu tindakan yang menyebabkan mata uang negara itu naik nilainya terhadap mata uang asing dinamakan revaluasi. Apabila kurs valuta asing ditentukan oleh mekanisme pasar, penduduk negara itu harus membayar lebih banyak untuk memperoleh setiap unit valuta asing. Ini berarti nilai mata uang tersebut telah mengalami penurunan/ kemerosotan di pasar bebas. Kemerosotan nialai tersebut biasanya menyebabkan mata uang tersebut akan bersifat dinilai terlalu tinggi. Apabila mata uang suatu negara terus menerus dalam keadaan dinilai terlalu tinggi, masalah-masalah berikut akan dihadapi oleh perekonomian tersebut: a. Pemerintah negara tersebut harus terus menerus menjual valuta asing untuk memenuhi kelebihan permintaan yang wujud. Oleh karenanya cadangan valuta asing makin lama makin bertambah sedikit. b. Karena ekspor negara itu lebih lambat berkembang daripada impornya, maka tingkat kegiatan ekonomi negara itu akan mengalami kemunduran. Ini akan menyebabkan pendapatan nasional berkembang dengan lambat atau menurun, dan pengangguran menjadi lebih besar jumlahnya. c. Tingkat kegiatan ekonomi yang kurang menggalakkan didalam negeri akan menyebabkan modal dalam negeri lebih banyak mengalir ke luar, dan pemasukan modal dari luar berkurang. Maka tingkat investasi akan turun, dan penurunan tingkat investasi ini akan memperburuk masalah yang dihadapi. 3. KURS TETAP DAN REVALUASI Sebab dilakukannya revaluasi karena apabila mata uang suatu negara dinilai terlalu rendah akibat yang ditimbulkan oleh keadaan tersebut tidak seburuk seperti yang ditimbulkan oleh keadaan dimana mata uang negara itu dinilai terlalu tinggi. Lebih banyak keuntungan akan diperoleh suatu negara apabila kurs mata uang asing yang ditetapkannya adalah bersifat dinilai terlalu rendah. Maka negara-negara yang dihadapi keadaan seperti itu biasanya enggan untuk melakukan tindakan revaluasi. Kurs yang terlalu rendah akan mendorong ekspor dan sebaliknya menekan impor. Keadaan sektor luar negeri yang menggalakkan ini akan mempertinggi tingkat kegiatan ekonomi dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja. Dengan demikian apabila perekonomian belum mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh kurs tetap yang dinilai terlalu rendah menimbulkan akibat yang menguntungkan kepada perekonomian, yaitu memungkinkan negara itu mencapai tingkat kegiatan ekonomi yang mendekati tingkat penggunaan tenaga kerja penuh. Disamping itu cadangan valuta asing negara itu akan menjadi bertambah kukuh. Akibat buruk yang ditimbulkan oleh kurs mata uang asing yang dinilai terlalu rendah baru akan wujud apabila penggunaan tenaga kerja penuh telah tercapai. Apabila ekspor masih tetap berkembang sedangkan impor berkembang dengan lebih lambat, perekonomian itu akan menghadapi masalah kelebihan pengeluaran agregat. Masalah kenaikan harga-harga akan timbul. Berbagai negara baru akan memikirkan untuk melakukan revaluasi apabila telah mulai menghadapi masalah yang demikian. E. NERACA PEMBAYARAN Neraca pembayaran adalah suatu neraca pembukuan yang menunjukkan nilai berbagai jenis transaksi (mutasi) keuangan yang dilakukan diantara satu negara dengan negara lain dalam satu tahun tertentu. Ciri-ciri neraca : 1. Transaksi berjalan a. Ekspor dan impor barang-barang. Ia dinamakan juga dengan istilah perdagangan nyata. b. Ekspor dan impor jasa-jasa. Transaksi ini dikenal sebagai perdagangan tak nyata. Yang termasuk dalam golongan ini adalah transaksi-transaksi dalam kegiatan pengangkutan, kegiatan perjalanan luar negeri, pendapatan dari investasi modal, dan beberapa kegiatan jasa lainnya. Neraca perdagangan adalah perbedaan di antara nilai ekspor dan nilai impor barang-barang. Neraca transaksi berjalan adalah perimbangan diantara seluruh transaksi yang tergolong dalam transaksi berjalan. 2. Lalu lintas modal a. Aliran modal pemerintah. Ini biasanya berupa pinjaman dan bantuan dari negara-negara asing yang diberikan kepada pemerintah atau badan-badan pemerintah. Misalnya pinjaman untuk membangun irigasi termasuk dalam golongan transaksi ini. b. Aliran modal swasta, ia dibedakan dalam tiga jenis, yaitu investasi langsung, investasi partfolio dan amortisasi. Investasi langsung adalah investasi untuk mengembangkan perusahaan-perusahaan. Investasi partfolio adalah investasi dalam bentuk membeli saham-saham di negara lain. Amortisasi adalah pembelian kembali saham-saham atau kekayaan lain yang pada masalalu telah dijual kepada penduduk negara lain. Dalam setiap neraca pembayaran akan selalu terjadi perbedaan diantara penerimaan atau pembayaran bersih yang sebenarnya diterima dan dinamakan neraca keseluruhan. PERTANYAAN ESEI a. Terangkan alasan-alasan yang menyebabkan berbagai Negara menjalankan kegiatan perdagangan luar negeri. c. Apakah keuntungan mutlak? Keuntungan berbanding? Dalam keadaan bagaimanakah berbagai Negara akan menjalankan perdagangan luar negeri? Dengan menggunakan contoh angka dan analisis grafik dan terangkan pandangan berikut: “Perdagangan luar negeri memungkinkan sesuatu Negara menikmati lebih banyak barang dari yang dapat diproduksikan di dalam negeri apabila tidak ada perdagangan luar negeri”. Apakah pemisalan-pemisalan dari pandangan seperti itu? Apakah yang dimaksud dengan “harga valuta asing”. Adakah harga mata uang asing dalam pasar bebas tetap stabil? Bagaimana kurs mata uang asing ditentukan? a. Apakah yang dimaksud dengan kurs pertukaran tetap? Dalam system tersebut apakah yang akan terjadi apabila kurs tukaran tetap “dinilai terlalu tinggi”? “dinilai terlalu rendah”? b. Mengapakah dalam system kurs pertukaran tetap mungkin berlaku pasargelap dalam jualbeli mata uang asing? 4. Terangkan bentuk suatu neraca pembayaran. Kumpulkan data neraca pembayaran Indonesia untuk tahun 1986-93 dan buat analisis perubahan dalam neraca pembayaran tersebut. B. ANEKA PILIHAN 1. Apakah alasan utama yang mendorong ahli-ahli ekonomi menyokong system perdagangan bebas? a. untuk mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh b. untuk menikmati beraneka ragam yang dapat dibeli konsumen. c. untuk menambah cadangan valuta asing d. untuk menikmati keuntungan berbandingdari perdagangan bebas 2. yang manakah dari yang berikut bukan pemisalan yang digunakan untuk menerangkan keuntungan perdagangan bebas? a. Perdagangan berlaku di antara dua Negara b. Hanya dua jenis barang yang diperdagangkan c. Perekonomian belum mencapai penggunaan tenaga penuh d. Harga relatif di setiap Negara tidak berubah 3. Dalam kurs valuta asing yang ditentukan dalam pasar bebas a. Pasar gelap valuta asing akan berlaku b. Kurs selalu mengalami perubahan c. Pemerintah menyimpan cadangan mata uang asing d. Perekonomian selalu mencapai tingkat penggunaan tenaga penuh 4. Neraca pembayaran terdiri dari dua jenis “account”, yaitu: a. Transaksi berjalan dan neraca perdagangan b. Transaksi berjalan dan transaksi jasa c. Lalu lintas modal dan neraca keseluruhan d. Transaksi berjalan dan lalu lintas modal 5. Yang manakah merupakan pernyataan yang benar mengenai neraca pembayaran Indonesia? a. Neraca pembayaran selalu mengalami defisit b. Neraca perdagangan selalu mengalami defisit c. Neraca jasa-jasa selalu mengalami defisit d. Neraca lalu lintas modal selalu mengalami defisit C. KUANTITATIF 1. Ekonomi Malaysia dapat memproduksi 500 ton karet atau 1000 ton beras. Sedangkan ekonomi Indonesia dapat memproduksi 500 ton karet dan 2000 ton beras. a. Berapa harga relatif karet : beras di Indonesia dan Malaysia? Siapakah yang secara relatif lebih efisien dalam menghasilkan karet dan beras? b. Misalkan kedua-dua Negara melakukan perdadangan Indonesia akan mengkonsumsi karet sebanyak 500 ton. Harga pertukaran adalah: 1 ton karet = 3 ton beras. i. Tentukan tingakat konsumsi karet dan beras di Indonesia dan Malaysia. ii. Jumlah karet dan beras yang diperdagangkan. iii. Keuntungan yang dinikmati masing-masing Negara. 1. Keadaan perekonomian yang sedang menghadapi resesi yang serius dan diikuti oleh masalah banyaknya uang yang beredar disebut….. a. Inflasi c. neraca pembayaran b. Stagflasi d. valuta asing 2. Keuntungan yang diperoleh suatu Negara dari melakukan spesialisasi dalam kegiatan menghasilkan produksinya kepada barang-barang yang efisiensinya lebih tinggi dari Negara-negara lain merupakan pengertian dari…. a. Keuntungan mutlak b. Keuntungan berbanding c. Keuntungan spesialisasi d. Keuntungan murni 3. Keuntungan yang diperoleh suatu Negara dari melakukan spesialisasi dalam kegiatan menghasilkan produksinya kepada barang-barang efisiensinya lebih rendah dari Negara-negara lain merupakan pengertian dari…. a. Keuntungan mutlak b. Keuntungan berbanding c. Keuntungan spesialisasi d. Keuntungan murni 4. Hokum kurs pada valuta asing adalah….. a. Jika nilai rupiah naik, maka nilai dolar akan menurun b. Jika nilai rupiah naik, maka nilai dolar naik c. Jika nilai dolar turun, maka nilai rupiah menurun d. Nilai dolar dan rupiah sebanding 5. Di dalam pasar dari suatu barang, harga ditentukan pada keadaan dimana penawaran dan permintaan mencapai keseimbangan… a. Jumlah penawaran lebih rendah dari permintaan b. Jumlah permintaan lebih rendah dari penawaran c. Jumlah permintaan dan penawaran sama d. Jumlah penawaran lebih tinggi dari permintaan 6. Syarat perdagangan yaitu…. a. Px/Pm b. Px . Pm c. Px – Pm d. Px + Pm 7. Langkah pemerintah yang menyebabkan nilai mata uang Negara itu turun terhadap mata uang asing adalah…. a. Revaluasi c. inflasi b. Devaluasi d. stagflasi 8. Perbedaan diantara nilai ekspor dan nilai impor barang-barang dinamakan… a. Neraca permintaan b. Neraca saldo c. Neraca pembayaran d. Neraca perdagangan 9. Computer (unit) meubel (unit) Negara P 600 2500 Negara Q 850 1000 Pernyataan yang benar mengenai hal diatas adalah…. a. Negara Q mempunyai keuntungan mutlak dalam menghasilkan meubel. b. Negara P mempunyai keuntungan mutlak dalam menghasilkan komputer. c. Negara Q mempunyai keuntungan mutlak dalam menghasilkan komputer. d. Negara P dan Q sama-sama mempunyai keuntungan mutlak dalam menghasilkan computer dan meubel. 10. Sifat skala produksi biaya kesempatan semakin tinggi apabila produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi disebut…. a. Diminishing b. Opportunity cost c. Fix cost d. Variable cost